Translate

Sabtu, 14 September 2013

STRUKTUR OTAK BURUNG BERKICAU DAN MANUSIA 75 % SAMA


STRUKTUR OTAK BURUNG BERKICAU DAN MANUSIA 75 % SAMA

Setelah diadakan penelitian yang sangat panjang dan penelitian ini masih berkembang terus sampai sekarang, ternyata ditemukan kemiripan struktur dan fungsional antara otak  burung berkicau dengan struktur otak pada manusia. Kemiripan secara struktur dan fungsionalnya adalah 75%.

Berikut diagramnya;

CARA MEMILIH JENIS SUARA BURUNG MASTER YANG TEPAT UNTUK BURUNG


CARA MEMILIH JENIS SUARA BURUNG MASTER YANG TEPAT UNTUK BURUNG

Bagaimana cara memilih jenis suara master atau suara isian yang tepat untuk Burung?

Apa saja yang harus diperhatikan supaya irama lagu burung jadi bagus sesuai yang kita harapkan?

Add caption


Seperti yang sudah kita ketahui bersama, irama lagu memegang peranan yang sangat penting di dalam penilaian burung berkicau. Karena kembali kepada filosofi burung berkicau, daya tarik utama dari burung berkicau adalah kemampuan berkicaunya melantunkan irama lagu yang baik..

Pada
standar penilaian lomba burung berkicau dari dulu sampai saat ini, penilaian untuk irama lagu masih menduduki porsi yang lebih diprioritaskan (lebih besar) setelah volume suara, gaya dan lain sebagainya.
 
Agar burung berkicau memiliki irama lagu yang beragam dan bervariasi seperti yang kita harapkan, dapat dilakukan proses pemasteranatau mastering terhadap burung berkicau tersebut.

Ada 2 metode pemasteran burung berkicau yang selama ini kita kenal, kedua cara ini terbukti sangat baik yaitu:
 
1. Suara Master Alami
Yang dimaksud dengan Suara Master Alami disini adalah memaster burung dengan memelihara beberapa burung master. Diharapkan dari suara-suara lagu yang dikeluarkan oleh burung-burung master tadi dapat direkam dan ditirukan oleh burung andalan kita.
 
2. Suara Master Elektronik
Yang dimaksud dengan Suara Master Elektronik disini adalah memaster burung dengan memperdengarkan suara-suara burung master yang telah direkan kedalam media tertentu. Misalnya yang sudah direkam ke dalam media berbentuk Kaset, CD Audio, CD MP3 dan Alat Master Burung. Diharapkan dari suara-suara burung Master yang dikeluarkan oleh perangkat elektronik tersebut, dapat direkam dan ditirukan oleh burung andalan kita.

Memilih suara master untuk burung andalan, janganlah terfokus hanya memilih suara-suara master yang kedengarannya unik dan bagus.Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan:
  • Kesesuaian irama lagu dan frekuensi antara suara master dengan burung andalan kita. Ketidaksesuaian suara master dengan burung akan menyebabkan lagu yang fals dan tidak enak didengar.
  • Mengikuti Trend Lagu yang ada. Misalnya tonjolan dan tembakan yang sedang digandrungi pada saat ini adalah tonjolan dengan speed rapat divariasikan dengan irama lagu yang ngeroll.
  • Variasi irama lagu yang mewah. Yang dimaksud irama lagu yang mewah disini bukanlah suara tonjolan yang keras, tetapi kita harus bisa memilih suara-suara master yang memiliki variasi speed yang selaras dan irama lagu yang memiliki cengkok dan mengalun.
     
Satu lagi yang terpenting, jangan lupa untuk selalu memperdengarkan suara-suara master tersebut secara berkala (Feedback) kepada burung andalan kita. Supaya irama lagu yang sudah ada tidak hilang dan menjadi rusak.

TIPS PANDUAN MEMILIH DAN MEMBELI BURUNG


TIPS PANDUAN MEMILIH DAN MEMBELI BURUNG

Memelihara burung berkicau banyak mendatangkan manfaat dan keuntungan positip untuk penghobi burung. Selain untuk menyalurkan hobi, menghilangkan kepenatan (stress), kegiatan hobi ini juga dapat dijadikan sebagai jembatan silaturrahmi untuk menambah teman dan memperluas wawasan.


Sebelum memutuskan untuk memilih dan membeli burung yang akan dipelihara, ada beberapa hal penting yang harus kita perhatikan. Salah dalam memilih burung dan membeli burung, dapat membuat kita kecewa dan tentu saja kita tidak bisa menyalurkan hobi dengan optimal.

Hal-hal penting dalam memilih dan membeli burung adalah:

1. Tentukan tujuan membeli burung (Untuk apa kita membeli burung.??).

Apakah burung yang akan kita beli hanya untuk sekedar menjadi hewan peliharaan di rumah? Membeli burung untuk di ternak (breeding burung)? Untuk dijual lagi dan mendapat untung? Sebagai burung master pelengkap? Sebagai burung Mascot yang akan dilombakan? Membeli burung untuk hadiah? Atau membeli burung untuk dirawat menjadi burung yang akan di-lomba-kan?

Mengapa point ini menjadi hal yang paling penting? Karena  berbeda tujuan, akan berbeda juga spesifikasi dan anggaran yang harus kita sediakan untuk burung yang akan dibeli. Disamping itu, berbeda tujuan maka akan berbeda juga faktor konsekuensi, sarana prasarana yang harus disediakan dan konsistensi untuk pola perawatan masing-masing burung.


2. Tentukan jenis burung dan kondisi burung yang dibeli.

Hendaknya kita sudah memiliki gambaran jelas untuk jenis burung dan kondisi burung yang akan kita beli. Jangan pernah membeli jenis burung tertentu apabila anda memang tidak suka burung tersebut.Atau jangan juga membeli burung karena ikut-ikutan padahal anda tidak menyenangi jenis burung tersebut.

Contohnya: Karena beberapa teman dekat punya banyak burung Anis Merah, anda juga ikut-ikutan (latah) membeli beberapa ekor burung Anis Merah yang sebenarnya anda tidak suka jenis burung ini.

Tentukan juga, apakah kita akan membeli burung dengan kondisi burung masih bakalan/bahan (tangkaran atau tangkapan hutan), burung jadi atau burung yang sudah sering juara di lomba.


3. Tentukan budget dan siapkan anggaran untuk membeli burung.

Selalu kedepankan logika dan jangan pernah mengedepankan emosi dalam memilih dan membeli burung. Tidak pernah ada faktor keberuntungan di dalam membeli burung. Yang ada hanya cermat dan ketelitian. Sebaiknya, jangan memaksakan diri dan memaksakan keberuntungan anda untuk membeli burung diluar perencanaan dan budget yang sudah ditentukan.

Tentukanlah budget dan siapkan anggaran untuk membeli burung yang anda idam-idamkan. Jangan membelanjakan uang untuk membeli burung diluar budget kesanggupan anda.   Komunikasikanlah tentang rencana tujuan anda membeli burung, budget dan anggaran untuk membeli burung idaman anda kepada orang terdekat atau teman atau orang yang anda percayai.


4. Cari dan kumpulkan informasi lengkap tentang burung yang akan dibeli.

Malu bertanya sesat di jalan, pepatah ini selalu berlaku untuk membeli burung. Cari dan kumpulkan informasi tentang burung yang akan dibeli dari referensi netral yang bisa dipercaya.

Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang jenis burung yang akan dibeli. Mulai dari katuranggan burung yang baik dan ideal, karakter dan sifat, asal usul, kompatibilitas, pola perawatan, fisiologis, kelemahan, kelebihan, prospektif ke depan dan lain sebagainya.


5. Tentukan tempat untuk membeli burung.

Apakah membeli di pasar burung? Apakah membeli di tempat penangkar burung ternama? Apakah membeli dari teman punya teman? Apakah membeli dari tetangganya tetangga? Atau membeli di lapangan latber/lomba? Mintalah referensi dari teman-teman sesama penghobi atau teman-teman komunitas hobi  burung untuk penjual burung yang jujur dan  bisa dipercaya. Penjual burung yang baik dan bertanggung jawab, umumnya memberikan garansi (kualitas, spesifikasi, gender dan lain-lain) untuk burung yang dijualnya.

Berkaitan dengan ini, sangat disarankan juga membawa teman sebagai pendamping (berperan juga sebagai konsultan). Yaitu orang yang punya pengetahuan dan pengalaman lebih dari anda, untuk burung yang akan dibeli. Ini akan sangat berguna sebagai "second opinion" dan mengontrol emosi anda sewaktu membeli nantinya. 

Akhirnya, dimana dan dari siapa anda akan membeli burung idaman tersebut, jangan emosi..! Kondisikan pikiran dengan tenang. 


6. Lihat, Dengar dan Rasakan.

Jangan pernah percaya dengan "bumbu-bumbu" dari penjual burung kalau anda tidak melihatnya sendiri, mendengarnya sendiri dan merasakannya sendiri. Jangan percaya dengan "katanya.., katanya...". Percayalah hanya kepada mata anda, telinga anda dan perasaan anda sendiri.

Jangan terpancing dengan harga yang murah. Tidak pernah ada burung bagus harganya murah. Harga biasanya berbanding lurus dengan kualitas. Pastikan  burung idaman yang akan anda beli sesuai spesifikasi yang anda cari. Hal penting lainnya, pastikan burung yang akan dibeli tersebut sehat wal afiat lahir dan bathin.


7. Berani ambil keputusan, bijaksana dan bertanggung jawab.

Apabila burung idaman sudah sesuai dengan kriteria dan spesifikasi yang diinginkan, segeralah lakukan negosiasi harga dan beri keputusan untuk membeli. Tanyakan garansi tentang burung yang dijual, kelengkapan dan semua informasi yang berkenaan dengan burung yang anda beli. Mulai dari kelengkapan, pola perawatan, jenis makanan dan pola makan, stelan ektra fooding (EF) dan lain sebagainya.


Tetapi, kalau masih ada keraguan tentang burung yang akan dibeli atau burung tersebut tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan, jangan takut untuk mengatakannya dengan tegas: "Mohon maaf mas/pak.., bukan seperti ini burung yang saya cari..!".

Semoga bermanfaat.

VITAMIN DAN MINERAL UNTUK BURUNG


VITAMIN DAN MINERAL UNTUK BURUNG

Kenapa Vitamin dan Mineral sangat penting untuk Burung?

Untuk apa pemberian suplemen Vitamin, Mineral dan Asam Amino untuk burung yang kita pelihara?

Apakah kandungan makanan yang kita selama ini kita berikan belum cukup untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan burung?

Pertanyaan ini sangat sering di pertanyakan oleh penghobi burung. Suplemen yang dimaksudkan disini adalah tambahan makanan yang tidak terdapat pada makanan sehari-hari yang kita berikan.

Sebenarnya, suplemen Vitamin, Mineral, Asam Amino Esensial dan suplemen lainnya, itu TIDAK BEGITU PENTING UNTUK BURUNG dan TIDAK DIBUTUHKAN BURUNG, selama kita bisa memberi burung yang kita pelihara dengan NUTRISI yang tepat dan seimbang, serta menerapkan pola perawatan yang baik dan benar.

Di alam bebas, burung tidak butuh suplemen apapun, karena semua nutrisi atau kebutuhan dasarnya untuk nutrisi sudah di sediakan oleh alam. Seperti Vitamin, Mineraldan Trace Mineral dari makanan yang dikonsumsinya.

Akan tetapi, karena burung yang kita pelihara di rumah umumnya hanya diberi pakan standar, maka kebutuhan akan Vitamin dan Mineralkurang mencukupi kebutuhannya.

Dan oleh karenanya, burung perlu diberi makanan tambahan (vitamin, mineral, hormon dan asam amino). Tentunya harus dengan takaran yang tepat, dan jangan sampai berlebih.


Pemberian suplemen Vitamin, Mineral, Asam Amino Esensial dan suplemen lainnya, wajib kita berikan ke burung, apabila kita TIDAK MAMPUmencukupi kebutuhan dasar burung akan untuk nutrisi standarnya sesuai AKG (Angka Kecukupan Gizi) dan RDA (Recommended Dietary Allowences) pada masing-masing burung.
 
Jadi, apabila kita bisa dan mampu memberikan nutrisiyang tepat, cukup dan seimbang sesuai AKG(Angka Kecukupan Gizi) dan RDA(Recommended Dietary Allowences) pada masing-masing burung, maka LUPAKAN DAN ABAIKAN SEMUA SUPLEMEN UNTUK BURUNG.


Suplemen adalah makanan atau nutrisi tambahan, seperti Vitamin (Multivitamin), Mineral (Multimineral) dan AsamAmino yang mutlak dibutuhkan untuk menjaga tubuh burung agar selalu prima.

Berikan Vitamin, Mineral dan Asam Amino yang sudah diramu dan diracik khusus untuk burung
. Berikan secara rutin dan terjadwal (berkala). Dosis atau takaran pemberiannya juga harus tepat. Selalu perhatikan tata cara penggunaannya. Karena pemberian suplemen Vitamin, Mineral, Asam Amino Esensial dan suplemen lainnya, harus sesuai dosis dan aturan yang jelas. Pemberian dengan dosis yang berlebih, akan berdampak buruk bagi kesehatan burung.


Vitamin, Mineral dan Suplemen adalah salah satu faktor penting dalam menjaga staminadan kebugaran burung, agar burungdapat beraktivitas dan tumbuh dengan normal.

Burung yang kita rawat dan yang kita pelihara seperti burung Kenari, Lovebird, Anis Merah, Anis Kembang, Murai Batu, Kacer, Cucak Hijau (Cucak Ijo), Cucak Rowo, Cucak Jenggot, Kapas Tembak, Cendet, Tledekan, Cililin, Blackthroat, Herda Sanger, Mozambik, Finch, Branjangan, Parkit, Gelatik, Pelatuk, Pleci, Ciblek, Perenjak dan jenis-jenis burung berkicau lainnya, mutlakmembutuhkan:
  • Karbohidrat dan Lemak sebagai sumber energi (tenaga).
  • Protein, Mineral dan Air sebagai bahan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel yang rusak.
  • Vitamin, Mineral dan Trace Mineral sebagai suplemen penting agar proses metabolisme burung berjalan sebagai mana mestinya.
Vitamin yang dibutuhkan burungdapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu Vitamin yang larut dalam lemak (fat soluble) dan Vitamin yang larut dalam air (water soluble).

Vitamin yang larut dalam lemak adalah Vitamin A, D, E dan K. Sementara Vitamin yang larut dalam air adalah Vitamin B1, B2, B3, B5, B6 dan B12 (biasa disebut dengan B Complex), Biotin, Folic Acid, dan Vitamin C.


Kebutuhan Vitamin berbeda-beda, burung membutuhkan lebih banyak Vitamin pada saat masa pertumbuhan anak burung (piyik), burung mabung, burung yang sedang dijodohkan, dan meloloh anak.
 
Vitamin yang larut dalam lemak karena mengendap bersama lemak, maka apabila kekurangan efeknya tidak segera terlihat, tetapi apabila berlebih resikonya lebih besar karena baru akan hilang pada saat lemak terbakar menjadi energi. Oleh sebab itu harus hati-hati memberikan Vitamin yang larut dalam lemak.


Sebaliknya, Vitaminyang larut dalam air apabila kekurangan efeknya akan lebih cepat terlihat, tetapi kalau berlebih lebih kecil resikonya karena akan segera larut bersama urine. Salah satu efek kelebihan Vitamin B Complex, misalnya akan berdampak pada bulu burung rontok dan burung mabung (ngurak)lebih cepat atau mabung (ngurak) tidak teratur.
 
1. Vitamin A
Vitamin A sangat berperan penting agar fungsi psikologis berjalan normal. Tetapi Vitamin A secara khusus sangat penting untuk pertumbuhan tubuh, reproduksi, daya tahan terhadap infeksi dan penglihatan.

Vitamin A banyak terkandung pada jagung, biji-bijian berwarna hijau, sayuran berwarna hijau dan minyak ikan. Kebutuhan burung terhadap Vitamin A /hari sebanyak 80-120 i.u (international unit).

Untuk burung yang akan masuk masa breeding dan mengalami gangguan liver akibat pemakaian antibiotik yang berlebihan, maka dosis Vitamin A perlu ditambah. Tetapi kalau untuk sehari-hari, kebutuhan Vitamin A cukup terpenuhi dari makanan bijian dan kacang hijau atau sayuran.
 
Pemberian Vitamin A yang berlebihan dapat berpengaruh pada pembentukan tulang yang tidak sempurna dan nyeri pada persendian.

2. Vitamin B Complex
Vitamin B Complex terdiri dari B1, B2, B3, B5 (panthothenic acid), B6, B12, Folic acid, Choline, Inositol dan PABA (paraaminobenzoic acid).

Pemberian B Complex secara berlebihan akan berdampak pada mabung lebih cepat atau mabung tidak beraturan. Sementara efek lain sejauh ini tidak terdeteksi karena mudah terbuang melalui air seni.
  • Vitamin B1 sangat penting untuk membangkitkan selera makan dan mempengaruhi proses metabolisme burung. Dimana cadangan karbohidrat digunakan oleh otot untuk menjadi energi. Kekurangan Vitamin B1 akan menimbulkan kelelahan pada otot dan gangguan keseimbangan mental. Kegunaan Vitamin B1 juga untuk pencernaan, sistem syaraf, fungsi jantung, catabolisme (memecah lemak menjadi tenaga) dan metabolisme karbohidrat.

    Kebutuhan Vitamin B1 /hari adalah 0,1 mg. Vitamin B1 banyak terkandung pada gandum dan jagung, ragi untuk membuat beer, susu, dan kacang-kacangan berwarna hijau.

    Kekurangan Vitamin B1 akan berdampak pada kehilangan nafsu makan, gangguan pencernaan, penurunan kondisi, otot lemah, bergetar (ndredeg), dan kaki lemes.
     
  • Vitamin B2 berfungsi untuk metabolisme karbohidrat, pertumbuhan, memulihkan tenaga, dan pertumbuhan piyik dalam telor. Biji-bijian yang dimakan burung pada umumnya kurang mengandung vit B2, tetapi banyak terkandung dalam produk susu, ragi beer, sayuran berwarna hijau dan kacang-kacangan berwarna hijau.

    Kebutuhan Vitamin B2 setiap hari sekitar 0,1 mg. Apabila burung mengalami kekurangan Vitamin B2 maka akan berdampak pada kondisi menurun, kinerja menurun, kematian embrio di dalam telur (tidak menetas), dan nervous.
     
  • Vitamin B3 banyak terkandung di ragi beer (brewer yeast) dengan kegunaan untuk memperlancar proses pencernaan dan pembentukan sel darah. Kebutuhan Vitamin B3 /hari sekitar 1-1,5 mg. Burung yang kekurangan Vitamin B3 akan memperlihatkan gejala pertumbuhan lambat, bulu jelek, mabung tidak teratur, dan tidak nafsu makan.
     
  • Vitamin B5 (Panthothenic Acid) berdampak pada kualitas bulu. Kekurangan Vitamin B5 mengakibatkan warna bulu kusam, keriting, dan lambat pertembuhan Vitamin. B5 banyak terdapat pada biji-bijian, ragi beer, dan susu bubuk.
     
  • Vitamin B6 (Pyridoxine) juga berperan dalam seluruh proses metabolisme dan melawan proses penuaan. Vitamin B6 secara natural banyak terkandung pada gandum, susu bubuk, ragi beer, jagung, kacang2an berwarna hijau. Kegunaan Vitamin B6 adalah untuk metabolisme di tubuh burung secara umum adalah mengkonversi lemak dan memulihkan kebugaran. Kebutuhan Vitamin B6 /hari sekitar 0,25-5 mg.
     
  • Vitamin B12 (Cyanocobalamin) meskipun sangat sedikit dibutuhkan tetapi sangat vital. Kebutuhan burung akan Vitamin B12 diperoleh dari sayur-sayuran dan serangga. Kegunaan Vitamin B12 adalah untuk sintesis sel darah merah, pertumbuhan embrio dan pertumbuhan burung secara umum. Kebutuhan minimal Vitamin B12 adalah 0,0001 mg/hari.
     
3. Vitamin C
Burung pada dasarnya dapat memproduksi sendiri Vitamin C yang dibutuhkan. Hal ini menimbulkan kontrovesi apakah perlu tambahan Vitamin C. Namun demikian, Vitamin C dibutuhkan dalam hal burung mengalami stress, pemulihan kerusakan pada jaringan (luka) dan meningkatkan daya tahan tubuh burung.
 
4. Vitamin D
Minyak ikan banyak mengandung Vitamin, termasuk Vitamin D dan penting sebagai suplemen untuk makanan. Namun demikian, perlu diperhatikan, minyak ikan yang terekspos sinar matahari atau udara akan menyababkan kandungan Vitamin yang ada akan lenyap secara cepat.

Vitamin D terbentuk di dalam tubuh dengan menggunakan prekursor sinar ultra violet dari matahari. Oleh karenanya burung perlu dijemur setiap hari agar proses pembentukan Vitamin D dapat berjalan dengan baik.
 
Kegunaan Vitamin D adalah untuk pengaturan kalsium, pembentukan tulang dan mekanisme ketahanan tubuh.  Kebutuhan Vitamin D setiap hari adalah 20-30 i.u.

Dampak dari kekurangan Vitamin D tulang dada bengkok, bentuk telur yang tidak sempurna, tulang yang lemah, dan cangkang telur tipis. Namun demikian harus diperhatikan jangan sampai memberikan minyak ikan secara belebihan.

5. Vitamin E
Vitamin E dikenal juga sebagai Vitamin untuk kesuburan. Pada dasarnya semua biji-bijian mengandung Vitamin E yang cukup. Akan tetapi biji-bjian yang kualitasnya jelek kandungan Vitamin E nya akan rusak. Kombinasi antara Vitamin E, A, dan D bermanfaat untuk menjada kesuburan burung pejantan terutama yang sudah berumur.
 
6. Vitamin K
Kebutuhan Vitamin K dapat dipenuhi oleh burung dari makanan yang berwana hijau. Kegunaan Vitamin K adalah memperkuat pembuluh darah dan memperlancar peredaran darah.

7. Trace Elements atau Micro Elements
Trace element sangat penting untuk menjaga akar semua organtubuh berfungsi secara normal, namun jumlahnya sangat sedikit. Trace element yang penting adalah zinc, cobalt, copper, iodine, manganese,  molybdenum, iron dan lain-lain. Trace elemen ini banyak terkandung dalam sayur-sayuran seperti kecambah, bayam. kangkung dan salada.

8. Macro Elemen
Berbeda dengan micro element, kebutuhan burung terhadap macro element cukup besar dan karenanya harus selalu tersedia setiap hari. Jenis macro elements yang paling dibutuhkan adalah Calsium (Ca) Phosporus (P), Sulphur (S), Sodium (Na) + Cloride (Cl). NaCl (Garam Meja).

Sumber utama macro elements adalah grit dengan komposisi cangkang kerang/cangkang telur (40%), batu merah 40%, garam 5 %, selebihnya bubuk tulang (ground bones). Untuk melengkapi bisa ditambah dengan bubuk arang sebagai zat penyerap racun.